DASAR - DASAR PEMOGRAMAN BAHASA C

00:19:00 , 0 Comments

Pada artikel kali ini saya akan share sedikit ilmu tentanng Pemograman Bahasa C , Apa itu bahasa C.
Bahasa C adalah salah satu dari banyak bahasa pemrograman desktop yang cukup populer dan mempunyai cukup banyak keunggulan. Ada banyak aplikasi-aplikasi yang dirancang dalam bahasa C, atau mungkin paling tidak struktur utama programnya ditulis dalam bahasa C, Silahkan lihat dasar-dasar bahasa C dibawah ini.


1.Pengenalan Fungsi-Fungsi Dasar
a. Fungsi main()
       Pada program C, main() merupakan fungsi yang istimewa. Fungsi main() harus ada pada program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan titik akhir eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi dan sekaligus awal eksekusi program, sedangkan tanda } di akhir fungsi merupakan akhir tubuh fungsi dan sekaligus adalah akhir eksekusi program. Jika program terdiri atas lebih dari satu fungsi, fungsi main() biasa ditempatkan pada posisi yang paling atas dalam pendefinisian fungsi. Hal ini hanya merupakan kebiasaan. Tujuannya untuk memudahkan pencarian terhadap program utama bagi pemrogram. Jadi bukanlah merupakan suatu keharusan.
b. Fungsi printf().
       Fungsi printf() merupakan fungsi yang umum dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar peraga. Untuk menampilkan tulisan
BE Smart to  C
misalnya, pernyataan yang diperlukan berupa:
printf(“BE Smart to  C”)
       Pernyataan di atas berupa pemanggilan fungsi printf() dengan argumen atau parameter berupa string. Dalam C suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik-ganda (). Perlu juga diketahui pernyataan dalam C selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;). Tanda titik koma dipakai sebagai tanda pemberhentian sebuah pernyataan dan bukanlah sebagai pemisah antara dua pernyataan.
       Tanda \ pada string yang dilewatkan sebagai argumen printf() mempunyai makna yang khusus. Tanda ini bisa digunakan untuk menyatakan karakter khusus seperti karakter baris-baru ataupun karakter backslash (miring kiri). Jadi karakter seperti \n sebenarnya menyatakan sebuah karakter. Contoh karakter yang ditulis dengan diawali tanda \ adalah:
   \”         menyatakan karakter petik-ganda
   \\          menyatakan karakter backslash
   \t          menyatakan karakter tab
Dalam bentuk yang lebih umum, format printf()
 printf(“string kontrol”, daftar argumen);

dengan string kontrol dapat berupa  satu atau sejumlah karakter yang akan ditampilkan ataupun berupa penentu format yang akan mengatur penampilan dari argumen yang terletak pada daftar argumen. Mengenai penentu format di antaranya berupa:
%d          untuk menampilkan bilangan bulat (integer)
%f          untuk menampilkan bilangan titik-mengambang (pecahan)
%c          untuk menampilkan sebuah karakter
%s          untuk menampilkan sebuah string
Contoh:
#include <stdio.h>
main( )
{
  printf(“No    : %d\n”, 10);
  printf(“Nama  : %s\n”, “Ali”);
  printf(“Nilai : %f\n”,80.5);
  printf(“Huruf : %c\n”,‘A’);
}

1.      Pengenalan Praprosesor #include.
#include merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor (preprocessor directive). Pengarah praprosesor ini dipakai untuk membaca file yang di antaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file judul disediakan dalam C. File-file ini mempunyai ciri yaitu namanya diakhiri dengan ekstensi .h. Misalnya pada program #include <stdio.h> menyatakan pada kompiler agar membaca file bernama stdio.h saat pelaksanaan kompilasi.
Bentuk umum #include :
#include “namafile”
Bentuk pertama (#include <namafile>) mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus, yaitu direktori file include. Sedangkan bentuk kedua (#include “namafile”) menyatakan bahwa pencarian file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber dan seandainya tidak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktori lainnya yang sesuai dengan perintah pada sistem operasi.
            Kebanyakan program melibatkan file stdio.h (file-judul I/O standard, yang disediakan dalam C). Program yang melibatkan file ini yaitu program yang menggunakan pustaka I/O (input-output) standar seperti printf().
2.      Komentar dalam Program.
            Untuk keperluan dokumentasi dengan maksud agar program mudah dipahami di suatu saat lain, biasanya pada program disertakan komentar atau keterangan mengenai program. Dalam C, suatu komentar ditulis dengan diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */.
 Contoh :
      /* Tanda ini adalah komentar */ 
      #include <stdio.h>
      main()
{
  printf(“Coba\n”);    /* Ini adl program pertama    */
}

Percobaan.
1.   Membuat program yang akan menampilkan tulisan dilayar monitor :
      “ Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer Laboratorium Komputer          Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe “
      Contoh :  
             
               #include <stdio.h>
      main()
      {
printf(“Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer\n”);
printf(“    Laboratorium Komputer Teknik Elektro\n”);
printf(”       Politeknik Negeri Lhokseumawe \n”);
}

2. Membuat program dengan menggunakan tipe bilangan real presisi tunggal seperti berikut.
      Contoh :

           #include<stdio.h>
      main()
      {
             int jumlah;
             float harga_per_unit, harga_total;
             jumlah = 10;
             harga_per_unit = 17.5;
             harga_total = jumlah * harga_per_unit;
          printf(“Harga total = %f\n”,                          harga_total);
      }
           
3. Mencetak kalimat dalam beberapa baris.
#include <stdio.h>
main()
{
   printf("Pemrograman adalah sesuatu yg menyenangkan\n");
   printf("Pemrograman bahasa C adalah lebih menyenangkan\n");
   printf("Testing....\n..1\n...2\n....3\nBy :Saiful Junior Offical.com ");
}

4. Menghitung penjumlahan dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>
main()
{
   int jumlah;
   jumlah = 1024 + 4096;
   printf("Jumlah dari 1024 dengan 4096 adalah %d\n",   jumlah);
}

5. Mengisi nilai variabel int, penjumlahan isi variabel dan mencetak hasilnya.

#include <stdio.h>
main()
{
   int nilai1, nilai2, jumlah;
   nilai1 = 1024;
   nilai2 = 4096;
   jumlah = nilai1 + nilai2;
   printf("Jumlah dari %d dengan %d adalah %d\n", nilai1, nilai2, jumlah);
}

6. Mengisi variabel float, mengalikan isi variabel dan mencetak hasilnya.

#include <stdio.h>

main()
{
   float harga, total;
   int jumlah;

   harga = 132.055f;
   jumlah = 50;
   total = harga * jumlah;

   printf("Harga total = %f\n", total);
}
7. Menentukan hasil cetakan dengan lebar medan (field) yang tepat versi 1.

#include <stdio.h>
main()
{
   float bil = 2.5f, nomor = 33.567f;

   printf("Bilangan = %f\n", bil);
   printf("Nomor    = %f\n", nomor);
}

VI.  Hasil Percobaan
1.   Membuat program yang akan menampilkan tulisan dilayar monitor :


      “ Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer

      Laboratorium Komputer Teknik Elektro

      Politeknik Negeri Lhokseumawe “
2. Membuat program dengan menggunakan tipe bilangan real presisi tunggal seperti berikut.
3. Mencetak kalimat dalam beberapa baris.

4. Menghitung penjumlahan dan mencetak hasilnya

5. Mengisi nilai variabel int, penjumlahan isi variabel dan mencetak hasilnya
6. Mengisi variabel float, mengalikan isi variabel dan mencetak hasilnya
7. Menentukan hasil cetakan dengan lebar medan (field) yang tepat versi 1
Itulah beberpa ulasan tentang dasar - dasar pemograman bahasa C++, Semoga dapat bermanfaat.

Anonymous

Terimakasih telah berkunjung ke web saya, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar atau kirim email ke saifulfuaadi@gmail.com

0 komentar: