PEMOGRAMAN BASIS DATA, DATA MANIPULATION LANGUAGE I ( DML I )

10:28:00 , 0 Comments

JOB III
DATA MANIPULATION LANGUANGE I (DML I)

1.1.Tujuan Instruksi Khusus :
·         Dapat memahami dan mengisi tabel dalam database.
·         Dapat dapat memahami dan memanipulasi data dalam database.
1.2.Dasar Teori.
DML ( Data Manipulation Language ) adalah bahasa yang memungkinkan pengguna mengakses atau memanipulasi  data seperti yang diatur oleh model data. Manipulasi data adalah :
·         Pengambilan informasi yang disimpan dalam basisdata
·         Penempatan informasi baru dalam basisdata
·         Penghapusan informasi dari basisdata
·         Modifikasi informasi yang disimpan dalam basisdata
DML ( Data Manipulation Language ) merupakan bahasa yang bertujuan memudahkan pemakai untuk mengakses data sebagaimana direppresentasikan oleh model data.
Query adalah pernyataan yang meminta pengguna mengambil informasi. Bagian DML yang terlibat dalam pengambilan informasi disebut bahasa Query. Istilah bahasa Query sering disamakan dengan istilah bahasa bahasa manipulasi data. Sedangkan SQL adalah sebuah sintaks untuk mengeksekusi Query.
1.3.Langkah Kerja.
Coba semua contoh operasi DML dibawah ini.
1.Pernyataan INSERT INTO
Pernyataan INSERT INTO digunakan untuk memasukkan data baru pada tabel.
Sintaks :
INSERT INTO nama_tabel VALUES (nilai1,nilai2....)
Urutan nilai yang diletakkan dalam tanda kurung disesuaikan dengan  urutan kolom dalam tabel. Akan tetapi kita bisa menemukan kolom0kolom yang akan diisi dengan data baru, yaitu :
INSERT INTO nama_tabel (kolom1,kolom2...) VALUES (nilai1,nilai2....)
Kolom-kolom yang tidak disebutkan pada Insert secara otomatis akan diisi dengan NULL dan kolom yang tidak disebutkan dalam Insert haruslah yang tidak Not Null.
Contoh :
Insert Into Mahasiswa
Values (‘1490343097’,’Saiful Fuadi’,’TMJ-1.3’,’Panggoi’)
2.Pernyataan UPDATE
Pernyataan UPDATE digunakan untuk modifikasi data dalam tabel.
Sintaks :
UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = nilai_baru WHERE nama_kolom = nilai
Pada pernyataan diatas  :
SET untuk menentukan kolom yang akan diubah dan nilai penggantinya.
WHERE menentukan kondisi dari baris-baris yang akan diganti.

Contoh :
Update Mehasiswa Set Nama =’Saiful Fuadi’ Where NIM=’1490343097’
3.Pernyataan DELETE
Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus baris pada tabel.
Sintaks
DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_kolom = nilai
Contoh :
Untuk menghapus baris pada tabel Mahasiswa yang nilai NIMnya adalah 1490343097
Kita bisa memberikan pernyataan seperti berikut :
Delete From Mahasiswa Where NIM =’1490343097
Dalam perintah DELETE jika kita ingin menghapus semua data pada tabel tanpa menghapus maka sintaks Where tidak perlu disebutkan.
DELETE FROM  nama_tabel
Atau
DELETE * FROM  nama_tabel
4.Pernyataan SELECT
Secara umum perinyah SELECT hanya difungsikan untuk menampilkan data yang ada dalam suatu tabel. Tetapi dalam pengembangannya, perintah ini akan menjadi sebuah perintah yang sangat penting dan berpengaruh hingga saat pemograman di stored procedures dan trigger. Sementara ini dalam basis data yang dibahas hanya pernyataan SELECT  yang digunakan untuk memilih data dari tebel, yang mana hasilnya disimpan dalam tabel hasil yang disebut Result Set.
Sintaks :
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel
Untuk memilih beberapa kolom menggunakan pernyataan SELECT sebagai berikut :
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2,.. FROM nama_tabel
Contoh :
Select NIM, Nama From Mahasiswa
Merupakan pernyataan untuk menampilkan kolom NIM dan Nama yang terdapat pada tabel Mahasiswa
_____________________
NIM                    Nama
_____________________
14901              Junior 
14902              Dzulmy           
14903              Admin
14904              Ghamam
14905              SJR
_____________________
Untuk memilih semua kolom dari tabel, dapat menuliskan tanda asterisk ( * ) sesudah kata Select. Simbol * berarti semua kolom, seperti berikut :
Contoh :
Select * From Mahasiswa
4.1.Distinct
Untuk memilih hanya nilai yang berbeda, menggunakan pernyataan SELECT DISTINCT.
Sintaks :
SELECT DISTINCT nama_kolom FROM nama_tabel
4.2.klausa WHERE
Klausa WHERE digunakan untuk menentukan kriteria seleksi. Untuk memilih data suatu tabel denga kriteria tertentu. Klausa WHERE dapat ditambahkan pada pernyataan SELECT.
Sintaks :
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel WHERE kolom operator nilai
Dengan klausa WHERE  operator berikut dapat digunakan :

Operator
Keterangan
=
Sama Dengan
<> 
Tidak sama dengan
> 
Lebih besar dari
< 
Lebih kecil dari
>=
Lebih besar atau sama denagn
<=
Lebih kecil atau sama dengan
BETWEEN
Antara dua nilai
LIKE
Mencari suatu pola
Contoh :
Select NIM, Nama From Mahasiswa Where NIM =’1490343097’
Perlu diperhatikan bahwa untuk menggunakan  tanda petik tunggal ( ‘  ’ ) pada contoh diatas. SQL menggunakan tanda petik tunggal pada nilai text, sedangkan nilai numerik tidak diberi tanda petik.
4.3.Kondisi LIKE
Kondsi LIKE digunakan untuk menentukan pencarian berdasarkan pola tertentu pada suatu kolom.
Sintaks :
SELECT nama_kolom FROM nama_kolom WHERE nama_kolom LIKE pola
Tanda “ % ” dapat digunakan untuk menentukan Wildcard (sembarang huruf), baik sebelum maupun sesudah pola.
Pernyataan SQL berikut akan menghasilkan nama mahasiswa yang dimulai dengan huruf A :
Select * From Mahasiswa Where Nama LIKE ‘A%’
Pernyataan SQL berikut menghasilkan nama mahasiswa yang diakhiri huruf a :
Select * From Mahasiswa Where Nama LIKE ‘a%’
Pernyataan SQL berikut menghasilkan nama mahasiswa yang diakhiri huruf ‘ ni’ :
Select * From Mahasiswa Where Nama LIKE ‘ni%’
3.7.Tugas
1.Sisipkan min 10 baris data dalam masing-masing tabel.
2.Tambahkan min 2 operasi update, delete, dan select.
3.Sebetkan dan jelaskan macam-macam klausa maupun operator yang terdapat dalam perintah SELECT selain yang sudah disebutkan dimodul sebelumnya.
4.Buat contoh perintah SQLnya, masing-masing minimal 1.

Artikel Terkait :



Anonymous

Terimakasih telah berkunjung ke web saya, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar atau kirim email ke saifulfuaadi@gmail.com

0 komentar: