PEMOGRAMAN BASIS DATA, DATA MANIPULATION LANGUAGE III ( DML III )

19:02:00 , 0 Comments

DATA MANIPULATION LANGUAGE III (DML II)

1. Tujuan intruk sional khusus
Dapat memahami dan memanipulasi data dalam database dengan lebih luas lagi
2. Dasar Teori
Pertintah SELECT adalah perintah untuk menampilkan data yang ada di dalam suatu tabel yang mana di dalam pengembangan nya perintah ini akan mejadi sebuah perintah yang sangat penting dalam berpengaruh  hingga saaat pemograman , selain perintah SELECT yang di bahas di dalam modul IV dan V masih banyak perintah-perintah SELECT yang lain yang lebih luas lagi dengan penggunaan query.

3. Langkah Kerja
a. JOIN dan KUNCI
Join merupakan oprasi yang digunakan utuk menggabungkan dua tabel atau lebih dengan hasil berupa penggabungan dari dua kolom-kolom yang berasal dari tabel-tabeltersebut, pada join sederhana tabel-tabel di gabungkan dan didasarkan  pada pencocokan antara kolom pada tabel yang berbeda,  kunci utama adalah sebuah kolom dengan nilai unik untuk masing-masing baris , tujuan nya adalah menggabungkan dua data antara tabel tampa mengulangi  semua data pada setiap tabel.
sintak :

SELECT mahasiswa.nama,prodi.nama_prodi 
FROM mahasiswa, prodi
where mahasiswa.kdprodi = prodi.kdprodi

Untuk mengetahui siapa yang mengambil prodi TMJ menggunakan Sintak berikut :
sintak :

SELECT mahasiswa.nama FROM mahasiswa,prodi
WHERE mahasiswa.kdprodi = prodi.kdprodi
AND prodi.nama_prodi = "tmj" 

b. INNER JOIN
Digunakan untuk menampilkan data dari dua tabel yang berisi data sesuai dengan syarat di belakang on (tidak boleh null) dengan kata lain semua data dari tabel kiri mendapatkan pasangan data dari tabel sebelah kanan 
sintak :

SELECT mahasiswa.nama,prodi.nama_prodi
FROM mahasiswa INNER JOIN prodi
ON mahasiswa.kdprodi = prodi.kdprodi 

c. LEFT JOIN 
Digunakan untuk enampilkan semua data dari tabel sebelah kiri perintah left join beserta padangan  nya dari tabel sebelah kanan. meskipun terdapat dari data  dari sebelah kiri tidak memiliki pasangan tetap akan menampilkan dengan pasangan nya berupan nilai NULL, 
sintak :

SELECT mahasiswa.nama, prodi.nama_prodi
FROM mahasiswa LEFT JOIN prodi
ON mahasiswa.kdprodi = prodi.kdprodi

d. RIGHT JOIN 
Digunakan untuk menampilkan semua data dari tabel sebelah kanan perintah right join beserta pasangannya dari tabel sebelah kiri meskipunterdapat data dari sebelah kanan tidak memiliki pasangan tetap akan di tampilakan dengan pasangannya berupa nilai NULL,
sintak : 

SELECT mahasiswa. nama, prodi.nama_prodi
FROM mahasiswa RIGHT JOIN prodi
ON mahasiswa. kdprodi = prodi.kdprodi

e. UNION 
peritah UNION digunakan  untuk memilih informasi yang berhubungan dari dua tabel, mirip dengan perintah JOIN, namu ketika menggunakan perintah UNION, tipe data semua kolom yang di pilih harus sama UNION hanya memunculkan nilai unik
sintak :

SELECT nama FROM mahasiswa UNION
SELECT nama FROM mahasiswa2

f. UNION ALL
perintah UNION ALL sama dengan UNION, kecuali bahwa UNION ALL memilih semua nilai,
sintak :

SELECT nama FROM mahasiswa UNION ALL
SELECT nama FROM mahasiswa2

g. Operator ANY
digunakan berkaitan dengan subquery, operator ini menghasilkan TRU benart jika palingtidak salah satu perbandingan dengan hasil subquery menghasilkan nilai TRU ilustrasinya :
sintak :

SELECT * FROM Mata_Kuliah
WHERE Jumlah_SKS >= ANY
( SELECT Jumlah_SKS FROM Mata_Kuliah)
h. Operator ALL
Operator  ALL digunakan untuk melakukan pandingan dengan subqueri  kondisi dengan ALL menghasilkan nilai TRU (benar) jika subqueri  tifak mengahasilkan apapun atau jika perbandingan menghasilkan TRU untuk setiap nilai queri terhadap hasil queri.
Sintax :

SELECT * FROM Mata_Kuliah
WHERE Jumlah_SKS >= ALL 
(SELECT Jumlah_SKS FROM Mata_Kuliah)

i.UNION, INTERS ECT  dan EXCEPT
j.UNION
UNION merupakan operator yang digunakan untuk menggabungkan hasil query, dengan  ketentuan jumlah, nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
Sintax :

SELECT Nama, Tmpt_Lhr FROM Mahasiswa
WHERE Tmpt_Lhr = “Sigli” UNION
SELECT Nama, Tmpt_Lhr FROM Mahasiswa
WHERE Tmpt_Lhr = “Sigli”

k.INTERSECT
INTERSECT merupakan operator yang digunakan untuk memperoleh data dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah yang memenuhi kedua query tersebut dengan ketentuan jumlah, nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
Sintax :

SELECT * FROM Mahasiswa  INTERSECT SELECT * FROM Mahasiswa2
l.EXCEPT / Set Difference
EXCEPT merupakan operator yang digunakan untuk memperoleh data  dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah data yang ada pada hasil query 1 dan tidak terdapat pada data dari hasil query 2 dengan ketentuan jumlah, nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
Syntax :

SELECT * FROM Dosen EXCEPT  SELECT * FROM Mahasiswa2

Analisa :
Pada JOB yang ke V atau DML III ini ada beberapa Tipe Data yang baru dan ada juga Tipe Data yang digunakan pada langkah kerja namun operator tersebut tidak ada dalam MySQL yaitu operator INTERSECT  dan EXCEPT. Namun pada kedua sintax ini bisa diganti dengan sintax yang lain yang fungsinya sama yang ada pada MySQL yaitu untuk INTERSECT menggunakan operator IN dan untuk sintax EXCEPT menggunakan operator NOT IN.
Pada point langkah kerja dari point a yaitu dari JOIN dan KUNCI sampai pada point j yaitu UNION  tidak ada permasalahan yang harus diperbaiki atau sintax ERROR.  Namun pada point selanjutnya yaitu point k dan i ,
INTERSECT, Operator INTERSECT yang digunakan untuk menggabungkan hasil query, Ada permasalahan yaitu sintaxnya ERROR. 
SELECT * FROM Mahasiswa  INTERSECT SELECT * FROM Mahasiswa2
Hasilnya :



EXCEPT / Set Difference, Operator EXCEPT / Set Difference yang berfungsi untuk memperoleh data dari buah query, Pada percobaan ini ada masalah berupa sintax yang ERROR seperti dibawah ini.
SELECT * FROM Dosen EXCEPT  SELECT * FROM Mahasiswa2


Kesimpulan :
Perintah-perintah yang pada MySQL seperti yang ada pada langkah kerja diatas adalah sintax-sintax  yang unix dan dengan fungsi yang berbeda-beda, Pada percobaan DML III ini sintax atau operator yang paling sering digunakan ialah operator SELECT yang digunakan untuk menampilakan data yang ada didalam suatu tabel. Dan masih banyak sintax yang lainnya yang memiliki fungsi yang berbeda salah satunya operator  INNER JOIN yang digunakan untuk menampilkan data dari dua tabel yang berisi data sesuai dengan syarat di belakang on (tidak boleh null), operator UNION yaitu  merupakan operator yang digunakan untuk menggabungkan hasil query, Dan masih banyak operator-operator yang lainnya yang tidak bisa disebutkan disini.
Pada MySQL terdapat banyak sekali operator-operator yang unix dan dengan fungsi yang berbeda-beda, Namun disaat memasukkan ataupun menginput sintax pada kolom Query harus ada ketelitian dan kehati-hatian  yang extra karna sedikit saja kesalahan atau ada satu huruf yang tinggal maka sitaxnya ERROR.
 Misalkan saja pada langkah kerja pada point j.yaitu UNION,

Contoh sintax yang benar 

 SELECT Nama, Tmpt_Lhr FROM Mahasiswa
WHERE Tmpt_Lhr = “Sigli”
UNION SELECT Nama, Tmpt_Lhr 
FROM Mahasiswa WHERE Tmpt_Lhr = “Sigli”


Contoh penulisan sintax yang salah :

SELECT Nama, Tmpt_Lhr
FROM Mahasiswa
WHERE Tmpt_Lhr =“Sigli”
UNIONSELECT Nama, Tmpt_Lhr 
FROM Mahasiswa 
WHERE Tmpt_Lhr = “Sigli”

*Secara kasat mata memang tidak ada perbedaan yang signifikan dengan sintax yang benar diatas, namun sintaxnya ERROR. Kesalahannya adalah pada sintax “ UNIONSELECT Nama, Tmpt_Lhr “ yaitu tidak adanya spasi pada bagian UNIONSELECT, Pada gambar diatas Pada Bagian UNIONSELECT tidak berwarna biru atau masih salah, Maka dari itu kita harus hati-hati dalam menginputkan sintax MySQL walaupun kecil namun resikonya bisa ERROR.
Daftar Pustaka

Husaini,S.Si, M.IT. Job Sheet Praktikum Basis, Data Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Http://saifuljunioroffical.blogspot.com/2015/05/DMLIII.html

Anonymous

Terimakasih telah berkunjung ke web saya, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar atau kirim email ke saifulfuaadi@gmail.com

0 komentar: